Trove “Formula 2 in 1”

Adalah pupuk hayati dari pengembangan Inovasi (Riset) penyempurnaan Pestisida Organik CV. DAMAR MULYA ABADI, dimana berbahan dasar Organik Nabati dengan diproses Sterilisasi secara teknologi berbentuk mikro Partikel. Adapun Kandungan sebagai berikut ;

  • Mikro & Makro,
  • Mikroba ( jenis AEROB).
  • Zat Pengatur Tumbuh (Hormon).

Tambahan ;

  • Muatan Proton, Elektron.
  • Makanan (Nutrisi) Instant ber Organik.
  • Mineral Organik.

TROVE “Formula 2 in 1” ini bisa digunakan untuk segala jenis tanaman, Tanaman Hias, Sayur – sayuran, Tanaman Pangan (Padi dll), Hortikultura, Perkebunan dan Tanaman Hidrophonik.

TROVE “Formula 2 in 1” ini bisa di campur air 1 : 80 , Aplikasi bisa dilakukan dengan cara Penyemprotan atau Kocor. Untuk dosis bisa lihat pada Label di botol.

Sistem bekerja TROVE “Formula 2 in 1” sebagai berikut :

  1. TANAH : Memperbaiki dan mengembalikan struktur tanah terhadap endapan hara yang tidak bisa diproses / diserap sesuai dengan kebutuhan tanaman yang terdapat pada tanah, sehingga akan berfungsi kembali seperti sedia kala.
  2. HAMA TANAH : Meminimalisir akan keberadaan Jamur, Bakteri Pathogen, Virus yang diakibatkan endapan hara kimia, sempitnya poros O2 (Oksigen), memunculkan lilin daun dll.
  3. TANAMAN : Sistem ini bisa di andalkan pada tanaman untuk mengatasi / mencegah Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) yang telah kebal pada pestisida sintetis, selain itu mempunyai PHITOTOKSITAS yang rendah sehingga tidak meracuni dan merusak tanaman.
  4. HAMA TANAMAN : Memiliki efek/pengaruh yang cepat, yaitu menghentikan nafsu makan serangga, walang dll. Dimana disebabkan Spektrum pengendali yang luas (racun lambung dan syaraf) dan bersifat selektif terhadap hama, maka relatif aman terhadap organisme yang bersifat sebagai predator atau pemangsa alami.
  5. BIO MICROTECH : Teknologi ini lebih mengutamakan EFESIENSI pemakaian unsur NITROGEN baik di tanah atau N2 di udara, dimana diperkaya akan kandungan mikroba Penambat Nitrogen (N) serta peran penting Zat Pengatur Tumbuh (Hormon) yang di butuhkan tanaman sebagai motor pada tanaman dan semua itu berbentuk mikro partikel.

TROVE “Formula 2 in 1” mempunyai fungsi sbb :

Pertumbuhan Tanaman :

  • Mempercepat pertumbuhan tanaman ( Daun , Batang, Bunga, Buah dan Akar )
  • Mengefesiensikan pemakaian Nitrogen.
  • Memecah lilin tanah sehingga tanah menjadi gembur.
  • Merangsang sel Lilin pada Daun, Batang, Akar sehingga dapat menahan serangan Jamur dan Parasit.
  • Membantu penguraian hara pada tanah sehingga akar lebih mudah menyerap dan kebutuhan hara tanaman bisa terpenuhi.
  • Merangsang sel – sel jaringan tanaman yaitu memanjang, melintang ( Daun, Batang, Bunga, Buah Akar )
  • Mempercepat Umur panen 20% dari standart umur panen.
  • Meningkatkan Hasil Produksi antara 40% – 60%.

Pengendali Hama :

  • Repelan : Menolak kehadiran serangga, walang dll. (bau yang menyengat)
  • Antifidan : Mencegah serangga, walang dll. jika memakan tanaman yang telah disemprot (terasa pahit).
  • Mencegah dan menghambat reproduksi telur serangga betina, walang dll.
  • Mengacaukan sistem SENSOR PENGENDUS serangga, walang terhadap target Daun, Batang, Buah, dan Akar.
  • Tanah akan terlindungi dari Jamur, Bakteri Pathogen dan virus.
  • Meminimalisir terhadap penyakit pada tanaman yang diakibatkan dari Jamur, Bakteri Pathogen dan Virus tanaman dan hewan.

Pengaruh pemakaian Pestisida Kimia terhadap TANAMAN dibanding TROVE “Formula 2 in 1” sbb :

PESTISIDA KIMIA

  • DAUN : Hanya sifatnya melapisi pada daun tapi akan merusak pembentukan Lilin Daun yang diproduksi oleh tanaman secara alami dan penghambatan penyerapan N2 yang di dapat dari udara, Selain itu Pestisida Kimia akan meracuni manusia jangka panjang bila di kosumsi (di makan).
  • BATANG : Sel-sel kambium pada batang akan rusak dan terganggu adanya bahan kimia yang keras dan mematikan. Dimana sel-sel ini mempengaruhi adanya perkembangan pada Daun, Bunga, Buah dan Akar.
  • BUNGA : Perkembangan dan/ pembentukan bunga akan terbatas karena adanya pelapisan pestisida kimia.
  • BUAH : Perkembangan dan/ pembesaran buah akan terhambat karena zat yang terdapat pada pestisida secara tidak langsung masuk di dalam buah, Selain itu membahayakan bagi Manusia dalam jangka panjang bila dikosumsi (dimakan).
  • AKAR : Perkembangan dan/ pertumbuhan akar tidak sempurna (terbatas) karena pembentukan Lilin Akar dan/ produksi lendir pada akar tidak terpenuhi, begitu juga berpengaruh akan pembentukan (ketersediaan) makanan mikroba (lendir akar), bisa kemungkinan akar menjadi kerdil (pendek) dan lebih mudah bagi tumbuhnya Jamur, Bakteri Pathogen, Virus pada tanaman.

TROVE “Formula 2 in 1”

  • DAUN : Pembentukan dan/ produksi Lilin daun akan lebih banyak dan juga melindungi adanya Jamur, Bakteri Pathogen, Virus baik dari tanah, Air (hujan / siraman), Udara dan mempermudah penyerapan N2 yang didapat dari udara sehingga tidak merusak proses pembentukan Lilin Daun yang diproduksi oleh tanaman secara alami, Selain itu TROVE “Formula 2 in 1” aman buat manusia pendek dan/ jangka panjang bila di kosumsi (di makan).
  • BATANG : Sel-sel kambium pada batang akan mencegah terhadap serangan penyakit Jamur, Bakteri Pathogen dan Virus pada tanaman atau hewan, Selain itu menambah nutrisi (hara) melalui sel-sel kambium pada batang. Dimana sel-sel ini mempengaruhi adanya perkembangan pada Daun, Bunga, Buah dan Akar.
  • BUNGA : Perkembangan dan/ pembentukan bunga akan lebih banyak karena adanya perlindungan TROVE “Formula 2 in 1” dari serangan Jamur, Bakteri Pathogen, Virus pada hewan (serangga, lalat dll).
  • BUAH : Perkembangan dan/ pembesaran buah akan tidak akan terbatasi selama nutrisi bisa diserap baik dari tanah atau udara. Selain itu Zat kandungan yang terdapat pada TROVE “Formula 2 in 1” akan mudah melindungi dari serangan Jamur, Bakteri Pathogen, Virus pada hewan (serangga, lalat dll), Selain itu aman buat buat manusia baik jangka pendek dan/ jangka panjang bila dikosumsi (dimakan).
  • AKAR : Perkembangan dan/ pertumbuhan akar lebih sempurna (tidak terbatas) karena pembentukan Lilin Akar dan/ produksi lendir pada akar yang terpenuhi, sehingga pembentukan (ketersediaan) lebih mudah dan banyak terpenuhi makanan mikroba (lendir akar), besar kemungkinan perkembangan akar lebih banyak dan memanjang dan mencegah dari pertumbuhan, perkembangan tumbuhnya Jamur, Bakteri Pathogen, Virus pada tanaman dan hewan.

APLIKASI TROVE “Formula 2 in 1”

  1. TANAMAN PADI

  • Lakukan penyemprotan lahan persemaian benih yang akan menjadi bibit dgn dosis 250 ml + air 15 – 20 liter. Penyemprotan bisa di lakukan 3-4 hari, selain buat pertumbuhan tanaman juga pengendali akan datangnya hama.
  • Taburkan kompos / kotoran hewan / pupuk Organik dan semprotkan pada lahan sawah 2 – 3 hari sebelum tanam, dengan larutan TROVE “Formula 2 in 1” 250 ml per tangki untuk mendapatkan lahan siap tanam.
  • Lakukan penyemprotan dengan dosis 250 ml dicampur 20 liter air pada saat 7-8 hari sekali, penyemprotan bisa dilakukan pada Daun, Batang dan bagian Pangkal Batang bawah.
  • Pengurangan dosis pupuk AnOrganik / Kimia antara 25% – 35% dari dosis biasa (untuk awal), selanjutnya bisa pengurangan pupuk AnOrganik 15 – 25%.

Catatan :

  • Semprot kotoran hewan / kompos dengan larutan TROVE “Formula 2 in 1” 250 ml campur air 20 liter sebagai campuran pupuk dasar.
  • Untuk mendapatkan hasil yang bagus maka bisa dilakukan   penyemprotan dosis TROVE “Formula 2 in 1” antara 1,5 – 2 kali nya.
  1. TANAMAN JAGUNG

  • Semprot / Kocor pada tanaman jagung saat usia 5 hari sesudah tumbuh, usia 15 hari, usia 30 hari, usia 45 hari, usia 60 hari dan terakhir antara usia 70 – 75 hari pada saat pembesaran tongkol (TROVE “ Formula 2 in 1 “ dosis 250 ml campur air 20 liter)
  • Pengurangan dosis pupuk AnOrganik / Kimia antara 25 – 40% dari dosis biasa (untuk awal), selanjutnya bisa pengurangan pupuk AnOrganik 15 – 25%

Catatan :

  • Semprot kotoran hewan / kompos dengan larutan TROVE “Formula 2 in 1” 250 ml campur air 20 liter sebagai campuran pupuk dasar.
  • Untuk mendapatkan hasil yang bagus maka bisa dilakukan Penyemprotan / Kocor pada pembesaran tongkol jagung dengan dosis TROVE “Formula 2 in 1” antara 1,5 – 2 kali nya.
  1. TANAMAN BAWANG MERAH

  • Semprot / Kocor pada tanaman bawang merah saat usia 7-8 hari, kemudian antara 15 – 20 hari, seterusnya usia tanaman antara 35 – 40 hari bisa diberikan dosis 250 ml campur air 20 liter.
  • Pengurangan dosis pupuk AnOrganik / Kimia antara 25 – 40% dari dosis biasa (untuk awal), selanjutnya bisa pengurangan pupuk AnOrganik 15 – 25%.

Catatan :

  • Semprot kotoran hewan / kompos dengan larutan TROVE “Formula 2 in 1” 250 ml campur air 20 liter sebagai campuran pupuk dasar.
  • Untuk mendapatkan hasil yang bagus maka bisa dilakukan Penyemprotan / Kocor pada pembesaran buah dengan dosis TROVE “Formula 2 in 1” antara 1,5 – 2 kali nya.
  1. TANAMAN CABE, TOMAT DAN TERONG

  • Semprot / Kocor pada tanaman Cabe, Tomat dan Terong saat usia antara 7-8 hari, kemudian antara 15 – 20 hari, seterusnya usia tanaman antara 35 – 40 hari bisa diberikan dosis 250 ml campur air 20 liter.
  • Pengurangan dosis pupuk AnOrganik / Kimia antara 25 – 40% dari dosis biasa (untuk awal), selanjutnya bisa pengurangan pupuk AnOrganik 15–25%

Catatan :

  • Semprot kotoran hewan / kompos dengan larutan TROVE “Formula 2 in 1” 250 ml campur air 20 liter sebagai campuran pupuk dasar.
  • Untuk mendapatkan hasil yang bagus maka bisa dilakukan Penyemprotan / Kocor pada pembesaran buah dengan dosis TROVE “Formula 2 in 1” antara 1,5 – 2 kali nya.
  1. TANAMAN TEMBAKAU

  • Semprot / Kocor pada tanaman Tembakau pada usia antara 10 – 15 hari, kemudian antara 25 – 30 hari, seterusnya usia tanaman antara 40 – 45 hari, bisa diberikan dosis 250 ml campur air 20 liter.
  • Pengurangan dosis pupuk AnOrganik / Kimia antara 25 – 40% dari dosis biasa (untuk awal), selanjutnya bisa pengurangan pupuk AnOrganik 15 – 25%.

Catatan :

  • Semprot kotoran hewan / kompos dengan larutan TROVE “Formula 2 in 1” 250 ml campur air 20 liter sebagai campuran pupuk dasar.
  • Untuk mendapatkan hasil yang bagus maka bisa dilakukan Penyemprotan / Kocor pada pembesaran daun dengan dosis TROVE “Formula 2 in 1” antara 1,5 – 2 kali nya.
  1. TANAMAN TEBU DAN UBI KAYU

  • Semprot / Kocor pada tanaman Tembakau saat usia antara 10 – 15 hari, kemudian antara 25 – 30 hari, seterusnya usia tanaman antara 40 – 45 hari, bisa diberikan dosis 250 ml campur air 20 liter.
  • Pengurangan dosis pupuk AnOrganik / Kimia antara 25 – 40% dari dosis biasa (untuk awal), selanjutnya bisa pengurangan pupuk AnOrganik 15 – 25%.

Catatan :

  • Semprot kotoran hewan / kompos dengan larutan TROVE “Formula 2 in 1” 250 ml campur air 20 liter sebagai campuran pupuk dasar.
  • Untuk mendapatkan hasil yang bagus maka bisa dilakukan Penyemprotan / Kocor pada pembesaran Batang dan buah dengan dosis TROVE “ Formula 2 in 1 “ antara 1,5 – 2 kali nya.
  1. TANAMAN SEMANGKA DAN MELON

  • Semprot / Kocor pada tanaman saat usia 5 hari, 12 hari, 18 hari, 25 hari, seterusnya usia tanaman antara 30 hari bisa diberikan dosis 250 ml campur air 20 liter.
  • Pengurangan dosis pupuk AnOrganik / Kimia antara 25 – 40% dari dosis biasa (untuk awal), selanjutnya bisa pengurangan pupuk AnOrganik 15 – 25%.

Catatan :

  • Semprot kotoran hewan / kompos dengan larutan TROVE “Formula 2 in 1” 250 ml campur air 20 liter sebagai campuran pupuk dasar.
  • Untuk mendapatkan hasil yang bagus maka bisa dilakukan Penyemprotan / Kocor pada pembesaran buah dengan dosis TROVE “Formula 2 in 1” antara 1,5 – 2 kali nya.
  1. TANAMAN KACANG TANAH

  • Semprot / Kocor pada tanaman kacang tanah saat usia 10 hari, 20 hari, seterusnya usia tanaman antara 30 hari bisa diberikan dosis 250 ml campur air 20 liter.
  • Pengurangan dosis pupuk AnOrganik / Kimia antara 25 – 40% dari dosis biasa (untuk awal), selanjutnya bisa pengurangan pupuk AnOrganik 15 – 25%.

Catatan :

  • Semprot kotoran hewan / kompos dengan larutan TROVE “Formula 2 in 1” 250 ml campur air 20 liter sebagai campuran pupuk dasar.
  • Untuk mendapatkan hasil yang bagus maka bisa dilakukan Penyemprotan / Kocor pada pembesaran buah dengan dosis TROVE “ Formula 2 in 1 “ antara 1,5 – 2 kali nya.
  1. TANAMAN BUAH
  • Semprot / Kocor pada tanaman buah pada usia 10 hari, 20 hari, seterusnya usia tanaman antara 30 hari bisa diberikan dosis 250 ml campur air 20 liter.
  • Pengurangan dosis pupuk AnOrganik / Kimia antara 25 – 40% dari dosis biasa (untuk awal), selanjutnya bisa pengurangan pupuk AnOrganik 15 – 25%.

Catatan :

  • Semprot kotoran hewan / kompos dengan larutan TROVE “Formula 2 in 1” 250 ml campur air 20 liter sebagai campuran pupuk dasar.
  • Untuk mendapatkan hasil yang bagus maka bisa dilakukan Penyemprotan / Kocor pada pembesaran buah dengan dosis TROVE “Formula 2 in 1” antara 1,5 – 2 kali nya.
  1. TANAMAN KEDELAI / KACANG HIJAU

  • Semprot / Kocor pada tanaman kedelai / kacang hijau saat usia 7 hari, 14 hari, seterusnya usia tanaman 30 hari bisa diberikan dosis 250 ml campur air 20 liter.
  • Pengurangan dosis pupuk AnOrganik / Kimia antara 25 – 40% dari dosis biasa (untuk awal), selanjutnya bisa pengurangan pupuk AnOrganik 15 – 25%.

Catatan :

  • Semprot kotoran hewan / kompos dengan larutan TROVE “Formula 2 in 1” 250 ml campur air 20 liter sebagai campuran pupuk dasar.
  • Untuk mendapatkan hasil yang bagus maka bisa dilakukan Penyemprotan / Kocor pada pembesaran buah dengan dosis TROVE “Formula 2 in 1” antara 1,5 – 2 kali nya.
0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

CONTACT US

We're not around right now. But you can send us an email and we'll get back to you, asap.

Sending

Log in with your credentials

Forgot your details?